google yahoo msn youtube aol wikipedia  amazone  facebook twitter


Wednesday, November 4, 2009

Home » » OPINI: RELA UNTUK KPK

OPINI: RELA UNTUK KPK





Ada yang bilang bersimpati kepada dua orang yang ditahan..
Ada yang bilang mendukung penuh KPK..
Ada yang bilang siap menjadi jaminan..
Ada yang "RELA" meninggalkan kuliah untuk berdemo..
Ada yang "RELA" meninggalkan pekerjaan untuk bagi-bagi pita hitam di jalanan..
Ada yang menuntut Kapolri mundur..
Ada yang bilang KPK dikriminalisasi..
Ada yang "RELA" mati untuk KPK..
Ada yang bikin account FB untuk mencari dukungan 1.000.000 orang..
Ada yang bikin lagu "KPK Di Hatiku"..
Ada yang "RELA" berantem di media televisi..
Ada yang ..ada yang...ada yang..


Sudah menjadi kulit dan darah daging bangsa kita..ikut-ikutan..latah
Coba anda nilai sendiri..Saya bisa benar dan juga bisa salah.


Kawan coba pikirkan...


Menurut anda, berapa persen dari orang-orang yang "RELA" itu, dengan mambentuk barisan, front, atau apapun namanya untuk mendukung KPK dan mengatakan KPK dikriminalisasi, Polri blunder, minta Kapolri dicopot, "RELA" menjadi jaminan, dll.  yang benar-benar mengerti mengapa mereka melakukan itu?  Apakah anda yakin  lebih dari 25 persen? Saya 100% tidak yakin...saya tidak yakin. Bukan tidak yakin 100%, tetapi 100% tidak yakin. Terserah keyakinan Anda..


Siapa yang sudah bisa untuk mengatakan bahwa Polri yang salah, dan dua orang itu yang benar? Atau sebaliknya, Polri yang benar dan dua orang itu yang salah? Sekarang siapa yang kita percaya: opini  atau fakta?Apakah kita percaya asumsi, ataukah kita percaya bukti? Silahkan Anda menentukan. 


Yang menjadi keyakinan saya saat ini, belum ada siapa yang benar dan siapa yang salah. Pertanyaannya, apakah mereka yang menjadi SUKARELAWAN itu berhak menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kalau jawabannya iya, berarti tidak perlu ada pengadilan.
Saya juga mendukung KPK. Siapa yang tidak ingin melihat korupsi diberangus di negeri ini? Yang mengusik pikiran saya, seolah olah sudah ada justifikasi siapa yang salah dan siapa yang benar. Bukankah itu tugas pengadilan?


Saya tidak mengatakan, semua orang yang "RELA" itu tidak mengetahui permasalahan dan salah. Tidak juga saya mengatakan orang-orang itu mengerti permasalahan dan benar. 


Apa yang sebenarnya saya katakan?
Kita boleh berpendapat, kita boleh beropini..kita boleh mendukung atau menentang suatu hal. Tetapi hilangkanlah sifat memalukan yang LATAH, dan ikut-ikutan. Saya sangat menghargai orang-orang yang mempunyai keyakinan dan berani bersuara, tetapi saya akan sangat malu dengan diri saya sendiri, kalau saya membabi-buta berteriak keras tanpa kepahaman.


Saya bisa benar, dan juga bisa salah. Yang pasti saya beropini dengan apa yang saya yakini.


Anda semua boleh beropini...